Tim Kalong Polres Jember Berhasil Gagalkan Penjualan 1300 Baby Lobster Ilegal

    Tim Kalong Polres Jember Berhasil Gagalkan Penjualan 1300 Baby Lobster Ilegal

    Jember, - Tim Kalong yang baru di laucnhing beberapa minggu menjelang lebaran oleh Kasatreskrim Polres Jember mulai menunjukkan ketajamannya dalam memberantas tindak pidana di Kabupaten Jember, hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Tim Kalong dalam upaya menggagalkan penjualan 1300 baby lobster pada Rabu (11/5/2022) pagi.

    Dari hasil penggagalan penjualan baby lobster ini, 1 pelaku dengan inisial DF warga Kecamatan Puger berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Jember, sedangkan 1 pelaku lainnya berinisial H yang merupakan broker atau penyuplai baby lobster ke DF berhasil melarikan diri dan dalam pengejaran petugas.

    “Tadi pagi tim dari Unit Satreskrim Polres Jember berhasil mengungkap penjualan baby lobster di wilayah Puger yang akan dikirim ke Banyuwangi, 1 pelaku berinisial DF yang merupakan pengepul berhasil diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut, ” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH., didampingi Kasatrekrim AKP. Dika Hardiyan Wiratama kepada sejumlah wartawan.

    Menurut Kapolres, modus dari pelaku adalah membeli baby lobster tersebut dari oknum yang diketahui berinisial H yang saat ini masih diburu oleh Satreskrim Polres Jember, sedangkan DF sang pengepul akan menghubungi pembeli dari Banyuwangi untuk menentukan tempat pengambilan baby lobster tersebut.

    “Jadi pelaku mendapatkan baby lobster dari H yang saat ini dalam perburuan kami, dimana setelah pelaku mendapatkan cukup baby lobster, pelaku akan menghubungi pembeli diatasnya untuk menentukan tempat transaksinya yang selalu berpindah-pindah untuk mengelabui petugas, ” jelas Kapolres.

    Kapolres menjelaskan, bahwa penjualan baby lobster yang dilakukan secara ilegal ini merupakan tindak pidana kejahatan karena dilakukan tanpa izin dan pelaku juga tidak memiliki SIUP, yang diatur dalam UU nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.

    “Penjualan secara ilegal yang dilakukan pelaku ini bisa dikenakan sanksi pidana yang diatur dalam pasal 88 Junto pasal 16 ayat 1 atau pasal 92 ayat 1 junto pasal 26 ayat 1 UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan dan Junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 92 junto pasal 26 UU RI nomor 19 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana ancaman untuk pelaku adalah maksimal 8 tahun, ” beber Kapolres.

    Sementara DF, dalam pengakuannya dihadapan media mengatakan, bahwa dirinya sudah melakukan aktivitas mengepul baby lobster ini selama 2 tahun, dimana 1 baby lobster jenis Pasir ia jual seharga Rp. 6 ribu rupiah per ekornya dan untuk jenis baby lobster mutiara dijual seharga Rp. 10 ribu rupiah per ekornya.

    “Kalau harganya per ekor untuk jenis pasir kami jual seharga 6 ribu dan jenis mutiara kami jual 10 ribu rupiah per ekornya, ” ujar DF.

    Sedangkan untuk pengiriman baby lobster ke pembeli diatasnya, DF mengaku jika biasanya ia membawa baby lobster tersebut menggunakan plastik untuk pembungkusnya, kemudian dimasukkan ke dalam tas ransel.

    “Untuk membawa baby lobster ini kami membungkusnya dengan plastik yang sudah diberi oksigen, kemudian kami masukkan ke dalam tas ransel untuk diantar ke pembeli, kadang pembeli datang ke Jember, kadang kami bertemu di gunung kumitir, ” pungkas DF dalam pengakuannya. (Humas Polres Jember)

    Polres Jember Kapolres Jember Hery Purnomo Sat Reskrim Dika hadian Tim kalong Baby lobster
    Siswandi

    Siswandi

    Artikel Sebelumnya

    Cemburu Buta, Pria di Jember Aniaya Teman...

    Artikel Berikutnya

    Polres Jember Lakukan Upaya Cegah Penyebaran...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 116

    Postingan Tahun ini: 1116

    Registered: Jul 17, 2020

    Suhendi

    Suhendi

    Postingan Bulan ini: 47

    Postingan Tahun ini: 65

    Registered: Apr 25, 2022

    Indra Gunawan

    Indra Gunawan verified

    Postingan Bulan ini: 44

    Postingan Tahun ini: 378

    Registered: Jul 11, 2020

    Aa Ruslan Sutisna

    Aa Ruslan Sutisna verified

    Postingan Bulan ini: 44

    Postingan Tahun ini: 356

    Registered: Oct 23, 2021

    Profle

    Ryawan Saiyed verified

    Penganiayaan di KM 14, Inilah Klarifikasi TBBR Kota Palangka Raya
    Cegah Wabah PMK. Polres Jember Kolaborasi Bersama  3 Pilar Lakukan Ini...
    Bupati Bantaeng Minta Tegakkan Aturan untuk Kasus Busur:  Kita Harap Jadi Shock Therapy Agar Kejadian Ini Tidak Terulang
    Sikapi Peristiwa Pembusuran, Kapolres Bantaeng Ambil Langkah Taktis dan Harap Keterlibatan Masyarakat

    Follow Us

    Recommended Posts

    Kapolda Jawa Timur Sampaikan Bela Sungkawa Kepada Korban Laka Maut Bus Pariwisata di Tol Sumo
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!
    Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan Pupuk Subsidi dan Menyita 279,45 Ton Barang Bukti Pupuk
    Laka Jol Bus Pariwisata di Tol Sumo, Kapolresta Mojokerto : Dengan Semangat Presisi Kami Hadir Berikan Pelayanan Terbaik
    Video Call Pesepeda Peraih Medali Sea Games, Kapolri: Indonesia Sangat Bangga